Bismillaah..
Sudah lama aku tidak menengok blog ini, ternyata kau masih terus hidup ya, meski tampak usang dan dipenuhi sarang laba-laba di pojokkan layar... hehehe
![]() |
| Senja yang menyendirikan aku |
Hemm.. sebelum ku tulis ini, aku membaca kembali tulisan-tulisan sebelum ini. Aku membaca hal yang seharusnya tak aku tulis.. Namun, entahlah mengapa aku enggan menghapusnya.. Aku pikir, menghapus hasil tulisan yang lebih banyak cerita hati ini sama saja menghapus jejak yang telah lalu, dan itu sama dengan menghapus sejarah hidupku. Aaah tidak lah, aku menyukai sejarah, aku selalu menyukai masalalu untuk aku pelajari dihari ini, esok dan seterusnya..
Aku, sempat terfikir untuk menghapus jejak diri, namun untuk apa? Untuk menghapus siapa diriku sebenarnya? Bukan solusi setelah ku pikir. Aku sudah mengalami gejolak dan pertentangan bathin yang luar binasa, dan membinasakan kepribadianku sendiri. Bagaimana tidak, kehidupanku yang tadinya penuh dengan warna dan cerita bahagia hilang satu persatu, sirna lembar demi lembar, dan kelam menyapa hari demi hari.
Tidak! aku tidak ingin itu terjadi, tapi mau bagaimana lagi? Warna dan Keceriaan itu memang hanya sandiwaraku saja. Peran yang aku mainkan agar aku memiliki banyak teman dan sahabat, yang nyatanya tidak ada yang benar-benar tulus berteman denganku. Sudahlah,,, memang aku seharusnya tak menjadi orang lain hanya untuk mendapat simpati teman-teman... Aku adalah aku, dan bila memang mereka peduli padaku, tak perlu ku merubah pribadiku menjadi periang dan si banyak bicara. Cukup ku tunjukkan prestasiku, ku tunjukkan siapa diriku sebenarnya toh mereka akan mendekat dengan sendirinya.
Namun menjadi diri sendiri itu naif sekali menurutku, pribadiku adalah hasil penyerapan berbagai pribadi orang-orang yang aku lihat, aku dengar dan aku baca. Sedikit yang ku ketahui, meskipun seseorang menyerap kepribadian orang lain, sesungguhnya ia masih memiliki pribadinya yang sesungguhnya. Tinggal bagaimana dia menemukan pribadinya yang sebenranya dan mengembangkan menjadi pribadi yang baik.
Sekali lagi kukatakan bahwa Aku adalah aku, aku tidak akan kembali menjadi orang lain, aku akan berusaha menjadi diri sendiri dan tidak akan mengapus jejak-jejakku dimasa silam. Yaa semoga saja, Wallahua'lam.

wah, wah... :)
BalasHapusknp kakak?
Hapusada yg aneh ya?