Sabtu, 28 Mei 2011

Aaaaraaggghh, aku merasa hancur ;(

bloger sayang, kemaren sore kan aku ngaji, berangkatnya pengen bawa sepedah, tapi kata ayah suruh bawa motor, yaudah aku bawa mtor, emang aku bilangnya sampe jam 4, tapi aku keinget clu aku ada rapat alumni, yaudah, aku langsung pergi ketempat rapat alumni. Pas baru sampe, baru duduk, aku ditelpon ibuku, ibu bilang clu "motor mau dipake, kamu cepet pulang clu bisa, ibu mau pergi juga", aaarrgh, tapi aku cuma bilang, "uti masih ada rapat alumni ibu, terus gimana?" ibu ngejawab leemes "yaudah, kamu bilang amel biar naik angkot karena ga dijemput!" yaudah bloger, aku ikutin saran ibu.. Tapi blogger.. Aku bener2 ngerasa bersalah, perasaan ga tenag. Pas sampe rumah, aku didiemin ayah, adikku jg ga ada respon, eh pas jam sepuluh, pas aku mau tidur, ibu bilang begini "kamu tadi kemana aja?? Motor harusnya buat jemput adikmu, kasian dia" aku cuma diem, ibu ngomong lagi, "adikmu tadi pulang2 langsung lari kekamar ibu, ibu baru selesai solat maghrib bingung, adikmu langsung meluk ibu kenceng banget, sambil nangis kejer, dia bilang ga mau sekolah lagi, dia mau sekolah clu dipindahin, dia mw cepet2 pindah kepesantren" ibuku dengan nada kecewa bilang clu adikku habis menjadi korban pelecehan seksual, bersyukur adikku tidak jadi korban perkosaan, sdh 2x adikku mengelami hal itu, pertama ia ditunjukkan "kemaluan" laki2, dan yang kedua, yang kemarin.. Ia di kejar oleh laki2 dan "dadanya" dipegng. Ya Allah, aku ngerasa berdosa banget, aku sayang banget sama amel, aku sakit, aku marah dan aku sedih saat aku tahu adikku disakiti dan diperlakukan seperti itu. Ya Allah, aku bertekad, takkan kubiarkan orang menyakiti adikku lagi. Aku akan menjaga dan menyayangi dy dengan lebih baik lagi. Maafin mba uti ya mell. I love you more than you know. ;(

Allah, ku sayang mereka :')

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Dengan menyebut namamu, tuhan yang maha pemurah dan penyayang..

Ya Allah ya illahi rabbi,
tak tega hati lihat ibuku keletijhan,
tak kuat hati melihat ayahku yang se,akin beruban,
dan tak sanggup lagi menghadapi pertengkaran dengan adikku..

Ya rabbi, aku sangaat menghormati ayahku, aku sangat mencintai ibuku dan aku sangat menyayangi adikku..

Tapi kenapa ya Rabb??
Kenapa aku tak sanggup mengatakan, mengungkapkan dan menunjukkan rasa hormat, rasa cinta dan rasa sayng itu pada ayah, ibu dan adik2ku?? Kenapa ya Allah??!!!

Syndrome itu kembali hadior, bayangan itu kembali menghantui, gambaran itu kembali menakutiku, membuatku benci..

Sungguh ya Allah, aku benar2 sayang, cinta dan hormat pada mereka, tapi aku juga tak dapat menunjukkannya baik dengan laku apalagi kata..

Aku seperti batu ya rabb, aku swperti batu bata, yang keras, ingin menjadi penopang, pelindung bagi mereka, namun aku tak mapu untuk bergerak, aku hanya bisa diam dan keras diri.

Ya Rabb, tak ada yang tahu, betapa sangat sangat dan suuaaanguuaaattt sayangnya aku pada mereka, tapi aku hanyalah aku..

Aku tak dapat mengungkapkannya..ya Allah, aku tahu, ayah marah dan kecewa, ibu sedih dan terluka dan adik2ku, merka haus akan panutan..

Aku ingin berubah menjadi pribadi yang baik, semua itu butuh proses ya Allah, tapi mengapa mereka selalu mengkait2kan aku dengan ilmu, dengan agama juga dengan semua yang melekat padaku??

Tak bisakah mereka mengerti aku, padahal aku sudah berusaha menjadi apa yg mreka mau, tapi semua yang aku kerjakan masih bagaikan angin lalu yang tak berbekas..

Ya Allah, ampunillah dosa2 hamba pada siapapun, kapanpun dan dimanapun. Aku tak ingin menjadi penghuni nerakamu ya Rabb. Terimalah doa dan taubat hamba, dan berilah hamba kesabaran juga kelapangan hati dalam menerima semua perlakuan dalam proses perubahan hamba.. Aamin.



Bad girl
Amy

Minggu, 22 Mei 2011

mau takmau semua akan menjadi mau

Hidup adalah masalah, dan masalah adalah bagian dari pada kehidupan..

setiap hembusan nafas merupakan awal atau bahkan bentuk masalah yang telah adauntuk semua yang bernyawa, namun bagaimana masalah itu, sebenarnya tergantung siapa yang memiliki masalah, siapa yang menghadapi masalah,dan bagaimana yang bernyawa iu memandang suatu masalah. Bila maalahdipandang dari cara pandang beban, maka Masalah akan sangat berat dihadapi sejak awal sehingga lebih sulit, jangankan di selesaikan,dihadapi saja sudah pusing. Namun bila masalah dipandang dari sudut pandang ilmu,maka tak akan ada rasa sesal, sedih dan terbebani setiap mengadapi masalah. Setiap yang bernyawa akan berpikiran Positif thinking, mereka akan melihat bahwa didunia ini adalah ladang untuk belajar, apa saja, dari hal terkecil hingga hal yang terberat semua kan terasa ringan. Tidak ada rasa lesu ketika disapa masalah, yang ada sebaliknya. ia akan berteriak semangat. "hai masalah, aku datang untuk belajar dan membantumu pergi dari hidupku!"

buat apa memikirkan masalah,menganggap masalah sebagai beban, hidup sudahlah masalah, having enjoy every problem. Maka MAU TAK MAU semua akan menjadi mau ketika menghadapi masalah.

Ingatlah, bahwa manusia yang lahir, sudah dikodratkan sebagai PEMENANG walau semua itu baru hasil akhir, maka sebagai CALON PEMENANG setiap yang bernyawa kini harus berusaha menjadi yang terbaik untuk dirinya sendiri dan sekitarnya. Karena CALON PEMENANG tidak akan membiarkan dirinya TERJERUMUS dalam hal yang TIDAK JELAS arah dan tujuannya.

SEMANGAT!!! ^_^